BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Perkembangan ilmu
pengetahuan telah menunjukan perkembangannya dari waktu ke waktu, dengan
memanfaatkan ilmu pengetahuan manusia berusaha membuat kehidupannya menjadi
lebih baik. Dahulu, ketika manusia ingin menuangkan isi pikirannya mereka
menggoreskan berbagai macam simbol di atas sebongkah batu yang besar-besar
karena pada zaman dahulu hanya teknologi seperti itu saja yang telah
berkembang. Namun seiring dengan meninggkatnya kecerdasan manusia yang tidak
pernah puas dengan segala penemuan di bidang ilmu pengetahuan khususnya berbasi
sistem informasi dan teknologi yang telah dilakukan serta belajar dari kejadian
pada masa lalu, sekarang manusia tidak perlu direpotkan kembali dengan
permasalahan seperti itu. Manusia cukup mengolah datanya dengan menggunakan
sebuah mesin yang bernama komputer kemudian data-data yang telah diolah
tersebut dapat disimpan kedalam sebuah media penyimpanan yang mampu untuk
menampung banyak data-data digital dan mudah untuk melakukan
mobilitas.
Perkembangan dunia ilmu
pengetahuan ini khususnya bidang sistem informasi dan teknologi dapat
diterapkan di sebuah Laboraturium Manajemen Menengah Universitas Gunadarma
khususnya pada bagian perpustakaan. Sebelum menggunakan aplikasi ini
dapat dikatakan belum terorganisir dengan baik, misalnya
a) Sebagian
besar buku-buku perpustakaan tidak diberikan kode sebagai mana mestinya
yangbertujuan sebagai pembeda dengan yang lainnya
b) Tata
letak buku berada pada posisi yang tidak semestinya
c) Pencatatan
setiap transaksi peminjaman buku yang masih menggunakan alat tulis dan buku
besar
d)Tidak
dikenakannya denda kepada peminjam yang terlambat mengembalikan buku sehingga
ada beberapa buku-buku yang tidak kembali.
Atas dasar pemikiran
tersebut penulis ingin membantu untuk memperbaiki tata cara pengolahan
data-data perpustakaan di Laboraturium Manajemen Menengah Universitas Gunadarma
menjadi lebih baik, salah satunya adalah dengan membuat aplikasi ini guna
menggintegrasikan seluruh data–data yang ada menjadi satu kesatuan data yang terintregasi
di dalam suatu database sehingga memudahkan pengguna untuk mengolah data yang
telah ada.
1.2 Pembatasan
Masalah
Aplikasi yang dibangun menggunakan analisa
dan desain berorientasi objek dengan batasan sebagai berikut :
a) Fokus
pembuatan aplikasi ini adalah penyediaan sumber informasi dalam buku-buku
perpustakaan, pengadaan buku-buku perpustakaan dan layanan yang berhubungan
dengan anggota, rancangan tampilan program dan database.
b) Aplikasi
ini hanya memandang user ke dalam dua kelompok yaitu anggota dan petugas, jadi
tidak membedakan petugas yang satu dengan yang lain.
c) Pembuatan aplikasi ini menggunakan Microsoft
Visual Basic 6.0 dengan basis data Microsoft Access
1.3 Tujuan Masalah
Pembuatan aplikasi ini
bertujuan untuk membantu dan mempermudah calon peminjam buku untuk mendapatkan
informasi tentang koleksi buku-buku perpustakaan juga untuk membantu para
pengurus dalam menjalankan tugasnya di Laboraturium Manajemen Menengah Universitas
Gunadarma khususnya pada bagian perpustakaan.
1.4 Metode Penelitian
Metode-metode yang telah
dilakukan oleh penulis dalam melakukan penulisan ini, diantaranya adalah
a) Metode
Pustaka
Merupakan teknik
pengumpulan data-data yang diperlukan dalam melakukan penulisan ini melalui
media cetak.
b) Metode
Lapangan
Merupakan teknik
pengumpulan data-data yang diperlukan dalam melakukan penulisan dengan
mengambil data langsung dari tempat penelitian.
1.5 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan ilmiah ini berisi
uraian singkat yang meneranggkan setiap babnya, yaitu terdiri dari empat bab
yaitu:
Bab 1 PENDAHULUAN
menjelaskan secara garis besar permasalahan
yang sedang dihadapi. Pada bab ini terdiri dari latar belakang, batasan
masalah, tujuan penulisan, metode penelitian dan sistematika penulisan.
Bab 2 LANDASAN
TEORI
menguraikan teori-teori yang mendukung
pembuatan aplikasi ini, diantaranya adalah meliputi konsep database dan bahasa
pemrograman yang digunakan untuk pembuatan aplikasi ini
Bab 3 PEMBAHASAN
di sini dijelaskan analisa dan secara
rinci mengenai rancangan tampilan, konsep database dan diagram alur aplikasi
perpustakaan.
BAB II
KAJIAN TEORI
2.1 Entity Relationship Diagram
Entity Relationship Diagram (ERD) adalah kesatuan bentuk logika yang
dipakai untuk analisa dan design database. ERD melengkapi penggambaran grafik
dari struktur logika. Dengan kata lain ERD menggambarkan arti dari aspek data
seperti bagaimana entity-entity, atribute-atribute dan relationship-relationship disajikan.
Sebelum membuat ERD, tentunya kita harus memahami betul data yang diperlukan
dari ruang lingkupnya. Di dalam konsep pembuatan ERD perlu di perhatikan
penentuan suatu konsep, apakah merupakan suatu entity, atribute atau relationship.
2.2 Struktur Navigasi
Struktur navigasi adalah
struktur atau alur dari suatu program yang merupakan rancangan hubungan dan
rantai kerja dari beberapa area yang berbeda dan dapat membantu
mengorganisasikan seluruh elemen pembuatan aplikasi. Menentukan
struktur navigasi merupakan hal yang sebaiknya dilakukan sebelum membuat suatu
aplikaisi. Ada empat macam bentuk dasar dari struktur navigasi yang
biasa digunakan dalam proses pembuatan aplikasi, yaitu :
2.2.1 Struktur Navigasi Linier
Struktur navigasi linier
hanya mempunyai satu rangkaian cerita yang berurut, yang menampilkan satu
demi satu tampilan layar secara berurut menurut urutannya. Tampilan yang dapat
ditampilkan pada sruktur jenis ini adalah satu halaman sebelumnya atau satu
halaman sesudahnya, tidak dapat dua halaman sebelumnya atau dua halaman
sesudahnya.
2.2.2 Struktur Navigasi
Non-Linier
Struktur navigasi
non-linier atau struktur tidak berurut merupakan pengembangan dari struktur
navigasi linier. Pada struktur ini diperkenankan membuat navigasi
bercabang. Percabangan yang dibuat pada struktur nonlinier ini berbeda dengan
percabangan pada struktur hirarki, karena pada percabangan nonlinier ini
walaupun terdapat percabangan, tetapi tiap-tiap tampilan mempunyai kedudukan
yang sama yaitu tidak ada Master Page dan Slave Page.
2.2.3 Struktur Navigasi Hirarki
Struktur navigasi hirarki
biasa disebut struktur bercabang, merupakan suatu struktur yang
mengandalkan percabangan untuk menampilkan data berdasarkan kriteria
tertentu. Tampilan pada menu pertama akan disebut sebagai Master Page (halaman
utama pertama), halaman utama ini mempunyai halaman percabangan yang
disebut Slave Page (halaman pendukung). Jika salah satu
halaman pendukung dipilih atau diaktifkan, maka tampilan tersebut akan
bernama Master Page (halaman utama kedua), dan seterusnya.
Pada struktur navigasi ini tidak diperkenankan adanya tampilan secara linier.
2.2.4 Struktur Navigasi
Campuran
Struktur navigasi campuran
merupakan gabungan dari ketiga struktur sebelumnya yaitu linier, non-linier dan
hirarki. Struktur navigasi ini juga biasa disebut dengan struktur navigasi
bebas. Struktur navigasi ini banyak digunakan dalam pembuatan aplikasi yang
memiliki banyak form karena struktur ini dapat digunakan dalam pembuatan
website sehingga dapat memberikan ke-interaksian yang lebih tinggi.
2.3 Microsoft Acces
Microsoft Access adalah suatu aplikasi yang dapat membantu kita
membuat sebuah aplikasi database dalam waktu yang relatif singkat. Biasanya
digunakan untuk pembuatan aplikasi-aplikasi yang kecil. Misalnya Program untuk
Kasir di koperasi, penjualan untuk toko.
2.4 Microsoft Visual Basic 6.0
Visual basic merupakan salah satu bentuk sarana pengembangan
aplikasi (Software Developer) yang berbasis windows.’Visual’ cenderung mengarah
kepada metode untuk membentuk GUI (Graphical User Interface), dengan kemudahan
penempatan dan pembentukan objek pada layar tanpa menulis banyak baris program.
Visual basic tidak hanya terdapat dalam bahasa pemrograman tersendiri,
Microsoft Acces, serta terdapat beberapa aplikasi Microsoft lainnya. Dan Visual
basic scripting edition (VBScript) juga telah banyak digunakan seperti dalam
perancangan ASP (Active Server Page) dan merupakan subset dari bahasa
pemrograman Visual basic.
BAB
III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1
Metode
Metode-metode yang telah
dilakukan oleh penulis dalam melakukan penulisan ini, diantaranya adalah
1. Metode
Pustaka
Merupakan teknik
pengumpulan data-data yang diperlukan dalam melakukan penulisan ini melalui
media cetak.
2. Metode
Lapangan
Merupakan teknik
pengumpulan data-data yang diperlukan dalam melakukan penulisan dengan
mengambil data langsung dari tempat penelitian.
Penulisan Ilmiah ini disusun secara sistematis melalui beberapa
tahap, yaitu:
1. Pengumpulan data/informasi.
2. Perancangan struktur
navigasi dan perancangan tampilan.
3. Pembuatan aplikasi.
4. Publikasi aplikasi.
5. Pengujian aplikasi.
3.2. Tempat dan waktu penelitian
Tempat penelitiam
Penilitian dilakukan di Perpustakaan Gunadarma Kampus penelitian.
Waktu penelitian
waktu pepenelitian dilakukan pada bulan April tahun 2016.
3.3 Instrument penilitan
Instrument yang dilakukan yaitu
menggunakan bentuk instrument tes. Instrument tes adalah tes yang berupa
seretan pertanyaan, lembar kerja atau sejenisnya yang digunakan untuk mengukur
pegetahuan, keterampilan, bakat, dan kemampuan.
Analisis Data
Berdasarkan penelitian yang
telah dilakukan, setelah
adanya aplikasi proses pencarian buku yang akan dipinjam oleh calon peminjam
dirasa cukup cepat karena selain informasi-informasi berupa teks yang
didapatkan tentang buku, selain itu juga disertakan gambar dari buku
yang hendak dipinjam. Petugas perpustakaan yang bertugas dilapangan
merasa lebih cepat dalam melakukan pengolahan data yang terjadi, setiap
data yang disimpan ke dalam database harus disediakan backupnya, hal ini
ditujukan apabila database master terkena suatu masalah yang tidak diinginkan.
DAFTAR
PUSTAKA
Effendy, Onong Uchjana. Aplikasi Database Visual
Basic 6.0. Madiun : Andi
dan Madcoms, 2003.
Hustinawati. Visual Basic Programming
with SQL Server. Depok : Lepkom
Universitas
Gunadarma, 2003
Kusumo, Ario Suryo. Buku Latihan
Pemrograman Visual Basic 2005.
Jakarta : PT
Elex Media Komputindo, 2006
Pardosi, Mico. Microsoft Visual Basic 6.0.
Surabaya : Dua Selaras, 2005.
URL:http://www.ilmukomputer.com/index.php
URL:http://www.seagatesoftware.com/index.asp