Jumat, 23 Oktober 2020

Etika Profesi

Javier Dean. P

26117524

4KB05

 

Etika adalah ilmu tentang yang baik dan buruk, serta tentang hak dan kewajiban moral.

Etika profesi adalah sikap etis yang dimiliki profesional sebgia bagian integral dari sikap hidup untuk dapat memberikan pelayanan yang adil dan profesional serta menerapkan norma-norma etis pada bidan khusus (profesi) dalam kehidupan manusia.

Etika profesi ataupun pula kode etik profesi ini sangat berhubungan dengan bidang tertentu yang berhubungan dengan warga ataupun pula konsumen dengan secara langsung. Konsep etika profesi itu wajib disepakati bersama oleh pihak yang terletak di ruang lingkup kerja, contohnya dokter, jurnalistik dan lain sebagainya.

Kode etik profesi ini memiliki peran sebagai norma dan aturan profesioal secara tertulis untuk bertindak sesuai aturan dan menghindari tindakan yang tidak sesuai dengan kode etik. Peraturan tertulis pada kode etik profesi menyatakan dengan tegas apa yang benar atau baik, dan tidak benar atau tidak baik bagi seorang profesional.

Manfaat kode etik ini dapat meningkatkan tanggung jawab dan kedisiplinan, menekankan sikap profesionalitas, dan melindungi hak pekerja.

 

Sumber :

https://kbbi.web.id/etika

https://www.maxmanroe.com/vid/karir/etika-profesi.html

https://www.seputarpengetahuan.co.id/2020/04/etika-profesi.html


Sabtu, 09 Mei 2020

Tugas 4 : Protokol

Tugas Pengantarmukaan Periferal Komputer

Javier Dean, 26117524, 3KB05
Tugas 4 : Protokol
1.      Jelaskan apa yang dimaksud protokol!

Protokol dapat diartikan sebagai sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda sama sekali. Protokol ini mengurusi perbedaan format data pada kedua sistem hingga pada masalah koneksi listrik.

2.      Sebutkan dan jelaskan apa saja komponen protokol!
Komponen Protokol antara lain:
a.      Aturan atau prosedur, mengatur pembentukan/ pemutusan hubungan
b.      Format atau bentuk, mengatur proses transfer data representasi pesan
c.       Kosakata (vocabulary), jenis pesan dan makna masing-masing pesan

3.      Jelaskan fungsi secara detail dari protokol!

Secara umum fungsi dari protokol adalah untuk menghubungkan sisi pengirim dan sisi penerima dalam berkomunikasi serta dalam bertukar informasi agar dapat berjalan dengan baik dan benar. Sedangkan fungsi protokol secara detail dapat dijelaskan berikut:
  Fragmentasi dan reassembly
Fungsi dari fragmentasi dan reassembly adalah membagi informasi yang dikirim menjadi beberapa paket data pada saat sisi pengirim mengirimkan informasi dan setelah diterima maka sisi penerima akan menggabungkan lagi menjadi paket informasi yang lengkap.
  Encapsulation
Fungsi dari encapsulation adalah melengkapi informasi yang dikirimkan dengan address, kode-kode koreksi dan lain-lain.
  Connection control
Fungsi dari connection control adalah membangun hubungan (connection) komunikasi dari sisi pengirim dan sisi penerima, dimana dalam membangun hubungan ini juga termasuk dalam hal pengiriman data dan mengakhiri hubungan.
  Flow control
            Berfungsi sebagai pengatur perjalanan data dari sisi pengirim ke sisi penerima.
  Error control
Dalam pengiriman data tak lepas dari kesalahan, baik itu dalam proses pengiriman maupun pada waktu data itu diterima. Fungsi dari error control adalah mengontrol terjadinya kesalahan yang terjadi pada waktu data dikirimkan.
  Transmission service
Fungsi dari transmission service adalah memberi pelayanan komunikasi data khususnya yang berkaitan dengan prioritas dan keamanan serta perlindungan data.

Sabtu, 02 Mei 2020

Tugas 3 : Handshaking


Tugas Pengantarmukaan Periferal Komputer



Javier Dean, 26117524, 3KB05
Tugas 3 : Handshaking

1.      Jelaskan apa yang dimaksud handsaking!

Definisi handsaking yang sebenarnya adalah pertukaran signal yang ditentukan saat hubungan dilakukan antara dua terminal. Handsaking merupakan prinsip dasar dari suatu hubungan pada sebuah interfacing. Handshaking merupakan teknik komunikasi diantara dua entitas yang secara otomatis menentukan parameter-parameter komunikasi di antara dua entitas sebelum komunikasi data dimulai. Handshaking terjadi setelah adanya koneksi fisik sebelum adanya transfer informasi secara normal.



2.      Berikan contoh handsaking antar perangkat!

Controller dengan device controller, client dengan server.



3.      Jelaskan keterkaitan handsaking hardware dan handsaking software!

a.      Handsaking hardware :

Teknik yang digunakan untuk mengatur aliran data dengan memanfaatkan sinyal kontrol yang ada pada jalur komunikasi.

b.      Handsaking software :

Menggunakan dua karakter khusus yang disisipkan ke dalam aliran data untuk membawa informasi kontrol aliran data.

Keterkaitan antar keduanya sangatlah penting dalam membuat jalur Input Output pada data, handshaking hardware berfungsi sebagai pembuat jalur protocol secara fisik sedangkan handshaking software merupakan tipe protocol yang mengontrol informasi aliran data atau transmisi data sehingga meningkatkan fungsionalitas pesan antar sistem.


Jumat, 17 April 2020


Tugas Pendahuluan

Javier Dean, 26117524, 3KB05


1.      Jelaskan mengapa komputer atau perangkat lain harus saling dihubungkan!

Jawaban:

Alasan mengapa komputer dan perangkat lain harus dihubungkan tidak lain adalah agar mereka bisa saling berkomunikasi, bertukar data dan membentuk sebuah jaringan.



2.      Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor apa saja yang diperlukan sehingga antar perangkat yang sudah saling terhubung dapat saling berkomunikasi dan bertukar data!

Jawaban:

Adapun faktor-faktor yang diperlukan sehingga antar perangkat yang sudah saling terhubung, dapat saling berkomunikasi dan bertukar data adalah adanya Protokol dan Hand Shaking.

A.      Protokol adalah bagian yang penting dalam proses pertukaran informasi antar komputer yang mengatur proses pertukaran data antar komputer. Protokol dapat diartikan sebagai sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda sama sekali. Sederhananya, protokol adalah media yang digunakan untuk menghubungkan pengirim dan penerima.

B.      Handshaking

Dalam telekomunikasi, Handshaking adalah proses negosiasi otomatis antara dua peserta melalui pertukaran informasi yang menetapkan protokol tautan komunikasi di awal komunikasi, sebelum komunikasi penuh dimulai. Proses Handshaking biasanya dilakukan untuk menetapkan aturan komunikasi ketika komputer mencoba berkomunikasi dengan perangkat lain. Sinyal biasanya dipertukarkan antara dua perangkat untuk membuat tautan komunikasi.



3.     Jelaskan keuntungan dan kerugian dari interface yang menggunakan media transmisi wireless!

Jawaban:

Keuntungannya antara lain:

}        Kenyamanan dengan adanya fasilitas roaming sehingga dapat dihubungi dan dapat mengakses informasi dimana saja.

}  Komunikasi wireless memungkinkan pengguna bergerak dan tidak terikat pada satu tempat saja.

}  Kecepatan dari komunikasi wireless sudah memasuki batas kenyamanan pengguna. Kecepatan ini masih akan terus meningkat.

}  Mulai muncul aplikasi yang menggunakan fasilitas wireless.

Kerugiannya antara lain:

}  Perangkat pengakses informasi yang menggunakan sistem wireless biasanya berukuran kecil sehingga mudah dicuri.

}  Penyadapan (man-in-the-middle attack) dapat dilakukan lebih mudah karena tidak perlu mencari jalur kabel untuk di-‘tap’.

}  Perangkat wireless yang kecil membatasi kemampuan perangkat dari sisi CPU, RAM, kecepatan komunikasi, catu daya.

}  Pengguna tidak dapat membuat sistem pengaman sendiri (membuat enkripsi sendiri) dan hanya bergantung kepada vendor (pembuat perangkat) tersebut.








Sabtu, 28 Maret 2020

Prinsip Dasar Mendesain Antarmuka (Interface)

      
            Antarmuka pengguna (bahasa Inggris: user interface; disingkat UI) merupakan bentuk tampilan grafis yang berhubungan langsung dengan pengguna (user). Antarmuka pengguna berfungsi untuk menghubungkan antara pengguna dengan sistem operasi, sehingga komputer tersebut bisa digunakan. Adapun prinsip utama mendesain antarmuka antara lain :


1.    User Compatibility


Seorang desainer tidak diperkenankan membuat atau merancang interface untuk dirinya sendiri, karena pada dasarnya interface diciptakan untuk banyak orang dengan latar belakang dan selera yang berbeda-beda. Oleh karena itu interface dibuat agar sebuah software seolah-olah mengenal usernya, mengenal karakteristik usernya, dari sifat sampai kebiasaan manusia secara umum. Desainer harus mencari dan mengumpulkan berbagai karakteristik serta sifat dari user.




2.    Product Compatibility

Antarmuka pada sebuah aplikasi harus sesuai dangan sistem aslinya. Hal tersebut diharapkan dapat menjaga produk yang dihasilkan sesuai jauh lebih baik. Artinya informasi yang didapat lebih detail dan akurat dibanding dengan manualnya.



3.    Task Compatibility

Antarmuka pada sebuah aplikasi diharapkan dapat membantu dan mempermudah user dalam menyelesaikan tugasnya.



4.    Work Flow Compatibility

Seorang software engineer dalam membuat antarmuka pada aplikasi harus memikirkan berbagai rangkaian pekerjaan atau urutan kerja dalam menyelesaikan masalah pada suatu sistem, itu bertujuan agar user tidak kesulitan dalam memilih dan menggunakan aplikasi tersebut. Contohnya tidak memperbanyak pilihan menu.



5.    Consistency

Sebuah sistem harus sesuai dengan sistem nyata serta sesuai dengan produk yang dihasilkan. Konsistensi harus diperhatikan oleh seorang desainer agar user tidak mengalami kesulitan pada saat berpindah posisi atau lokasi pekerjaan.



6.     Familiarity

Antarmuka diharapkan dapat memberikan sensasi yang familiar terhadap user, entah itu dari tata letak atau model. Hal ini dapat membantu user cepat beradaptasi dengan aplikasi tersebut.



7.    Simplicity

Kesederhanaan sangat diperlukan dalam mendesain antarmuka agar user dapat terbantu dengan aplikasi tersebut karena tidak terlalu membingungkan. Tidak selamanya antarmuka yang memiliki banyak menu adalah antarmuka yang baik. User lebih menyukai hal yang sederhana tapi fungsional.



8.    Direct Manipulation

Kadang kala user bosan dengan tampilan default dari sebuah antarmuka aplikasi. Oleh sebab itu antarmuka diharapkan memiliki tools untuk merubah antarmuka sesuai dengan kenyamanan dan karakteristik user.



9.    Control

Prinsip Control disini berkenaan dengan sifat user yang memiliki tingkat fokus atau konsentrasi yang berbeda, oleh sebab itu sistem pada antarmuka harus bisa mengatasi user ketika melakukan kesalahan.



10.  What You See Is What You Get

Apa yang didapat adalah apa yang dilihatnya. Maksudnya adalah informasi yang dicari / diinginkan harus sesuai dengan usaha dari user pada saat mencari data dan juga harus sesuai dengan data yang ada pada aplikasi sistem (software). Jika sistem mempunyai informasi yang lebih dari yang diinginkan user, hendaknya dibuat pilihan (optional) sesuai dengan keinginan user. Bisa jadi yang berlebihan itu justru tidak diinginkan user. Yang mendasar di sini adalah harus sesuai dengan kemauan dan pilihan dari user.



11.  Flexibility

Fleksibilitas disini berarti sistem harus menyediakan berbagai solusi saat menyelesaikan masalah.



12.  Responsiveness

Setelah memberikan input, sistem harus memiliki respon yang baik dan tanggap. Itu disebabkan karena pada dasarnya sifat manusia yang eggan menunggu.



13.  Invisible Technology

Menyembunyikan detail teknis dari suatu sistem merupakan hal yang sangat direkomendasikan dalam membuat antarmuka sehingga user tidak khawatir dalam menggunakan aplikasinya. Untuk itu aplikasi yang dibuat hendaknya mempunyai kelebihan yang tersembunyi. Bisa saja kelebihan itu berhubungan dengan sistem yang melingkupinya atau bisa saja kecanggihan atau kelebihan itu tidak ada hubungannya.



14.  Rebotness

Antarmuka pada aplikasi dibuat dalam kondisi yang bersahabat untuk user. Seperti error handling yang sopan atau frasa pada manu yang baku dan tepat.



15.  Protection

Antarmuka harus didesain agar pengguna merasa aman jika melakukan kesalahan, khususnya ketika user menggunakan aplikasi pengolah data.



16.  Easy Of Learning And Ease Of Use

Kemudahan dalam menggunakan aplikasi. Sehingga hanya belajar beberapa jam saja user sudah dapat menggunakan aplikasinya dengan baik.



Tugas Softskill Interaksi Manusia & Komputer
Javier Dean. P
26117524
3KB05

Sumber :
http://iisariska.ilearning.me/prinsip-utama-mendesain-antarmuka-interface/
http://student.blog.dinus.ac.id/fika/2015/03/25/prinsip-utama-desain-antarmuka-interface/
https://fungkibudi.wordpress.com/2016/04/27/tugas-imk-prinsip-utama-mendesain-antarmuka/


Jumat, 24 Januari 2020

Transistor Sebagai Saklar


Transistor adalah alat semikonduktor yang dipakai sebagai penguat, sebagai sirkuit pemutus dan penyambung arus (switching), stabilisasi tegangan, dan modulasi sinyal. Transistor dapat berfungsi semacam kran listrik, di mana berdasarkan arus inputnya (BJT) atau tegangan inputnya (FET), memungkinkan pengaliran listrik yang sangat akurat dari sirkuit sumber listriknya.

Transistor merupakan komponen yang sangat penting dalam dunia elektronik modern. Dalam rangkaian analog, transistor digunakan dalam amplifier (penguat). Rangkaian analog melingkupi pengeras suara, sumber listrik stabil (stabilisator) dan penguat sinyal radio. Dalam rangkaian-rangkaian digital, transistor digunakan sebagai saklar berkecepatan tinggi. Beberapa transistor juga dapat dirangkai sedemikian rupa sehingga berfungsi sebagai logic gate, memori dan fungsi rangkaian-rangkaian lainnya.

Nah pada pembahasan kali ini adalah tentang Transistor sebagai saklar.

Salah satu fungsi transistor adalah sebagai saklar, saklar sendiri merupakan komponen mekanis yang dapat memutus atau mengalihkan arus listrik dalam sirkuit elektronik. Jadi, prinsip kerja Transistor mirip dengan saklar. Transistor sebagai saklar memiliki fungsi bila berada pada dua daerah kerjanya yaitu daerah jenuh (saturasi) dan daerah mati (cut-off).





1.      Keadaan Saturasi

Daerah kerja transistor Saturasi adalah keadaan dimana transistor mengalirkan arus secara maksimum dari kolektor ke emitor sehingga transistor tersebut seolah-olah short pada hubungan kolektor – emitor. Pada daerah ini transistor dikatakan menghantar maksimum (sambungan CE terhubung maksimum).

231

Saturasi terjadi saat tegangan VCE = 0, artinya tidak ada jatuh tegangan yang terjadi di VCE, atau dengan kata lain kita dapat mengatakan IC mendapatkan hasil maksimumnya.

Untuk rangkaian seperti diatas dapat menemukan IC yaitu IC = VCC / (RC+RE).



2.      Keadaan Cut Off

CuttOff terjadi saat tidak ada arus IC yang mengalir atau seluruh tengangan VCC jatuh di VCE.

Daerah cut off merupakan daerah kerja transistor dimana keadaan transistor menyumbat pada hubungan kolektor – emitor. Daerah cut off sering dinamakan sebagai daerah mati karena pada daerah kerja ini transistor tidak dapat mengalirkan arus dari kolektor ke emitor. Pada daerah cut off transistor dapat di analogikan sebagai saklar terbuka pada hubungan kolektor – emitor.

231

Titik cut-off transistor adalah titik dimana transistor tidak menghantarkan arus dari kolektro ke emitor, atau titik dimana transistor dalam keadaan menyumbat. Pada titik ini tidak ada arus yang mengalir dari kolektor ke emitor. Titik Cutoff didefinisikan juga sebagai keadaan dimana IE = 0 dan IC = ICO, dan diketahui bahwa bias mundur VBE.sat = 0,1 V (0 V) akan membuat transistor germanium (silikon) memasuki daerah cutoff. Titik cut-off transistor ini dapat dianalogikan sebagai saklar dalam kondisi terbuka (Off).

Titik Cut-Off Transistor Adalah Transistor Dalam Kondisi Off (Saklar Terbuka).



3.      Daerah Aktif Pada Transistor

Pada daerah kerja ini transistor biasanya digunakan sebagai penguat sinyal. Transistor dikatakan bekerja pada daerah aktif karena transistor selelu mengalirkan arus dari kolektor ke emitor walaupun tidak dalam proses penguatan sinyal, hal ini ditujukan untuk menghasilkan sinyal keluaran yang tidak cacat. Daerah aktif terletak antara daerah jenuh (saturasi) dan daerah mati (Cut off).



Kondisi aktif adalah dimana transistor mengalirkan arus listrik dari kolektor ke emitor walau tidak dalam kondisi atau proses penguatan sinyal, hal ini akan bisa kita lihat jika kita mengukur sinyal yang keluar dari transistor tersebut tidak cacat bentuknya, misalnya berbentuk sinyal sinus, kotak, segitiga dan lain-lain tanpa cacat. Kemudian kondisi jenuh adalah dimana kondisi transistor ketika Vce  = 0 volt sampai 0.7 volt, ini untuk jenis transistor silikon. Daerah aktif terjadi bila sambungan emiter diberi bias maju dan sambungan kolektor diberi bias balik. Pada daerah aktif arus kolektor sebanding dengan arus basis. Penguatan sinyal masukan menjadi sinyal keluaran terjadi pada daerah aktif.



Semua titik operasi antara titik sumbat dan penjenuhan adalah daerah aktif dari transistor. Dalam daerah aktif, dioda emiter dibias forward dan dioda kolektor dibias reverse. Perpotongan dari arus basis dan garis beban adalah titik stationer (quiescent) Q seperti dalam gambar. daerah kerja transistor yang normal adalah pada daerah aktif, dimana arus IC konstan terhadap berapapun nilai Vce. Pada daerah aktif arus kolektor sebanding dengan arus basis. Penguatan sinyal masukan menjadi sinyal keluaran terjadi pada daerah aktif.


Sumber :
https://skemaku.com/fungsi-transistor-sebagai-saklar/
https://id.wikipedia.org/wiki/Transistor
https://allitteknik.blogspot.com/2017/04/prinsip-kerja-transistor-sebagaisaklar.html
https://elektronika-dasar.web.id/transistor-sebagai-saklar/
https://ariefhari.wordpress.com/2016/01/16/cara-kerja-transistor-cut-off-saturasi-aktif/
http://benbenquantum.blogspot.com/2012/11/saturasi-dan-cutoff-pada-transistor.html










Etika Profesi Javier Dean. P 26117524 4KB05   Etika adalah ilmu tentang yang baik dan buruk, serta tentang hak dan kewajiban moral...