Distribusi Binomial
Dalam teori probabilitas dan statistika,
distribusi binomial adalah distribusi probabilitas diskret jumlah
keberhasilan dalam n percobaan ya/tidak (berhasil/gagal) yang saling
bebas, dimana setiap hasil percobaan memiliki probabilitas p. Eksperimen
berhasil/gagal juga disebut percobaan bernoulli.
Ketika n = 1, distribusi binomial adalah distribusi bernoulli.
Distribusi binomial merupakan dasar dari uji binomial dalam uji
signifikansi statistik.
Distribusi ini seringkali digunakan untuk memodelkan jumlah
keberhasilan pada jumlah sampel n dari jumlah populasi N. Apabila
sampel tidak saling bebas (yakni pengambilan sampel tanpa pengembalian),
distribusi yang dihasilkan adalah distribusi hipergeometrik,
bukan binomial. Semakin besar N daripada n, distribusi binomial
merupakan pendekatan yang baik dan banyak digunakan.
Sebagai contoh, sebuah dadu dilempar sepuluh kali dan dihitung
berapa jumlah muncul angka empat. Distribusi jumlah acak ini adalah distribusi
binomial dengan n = 10 dan p = 1/6.
Contoh
lain, sebuah uang logam dilambungkan tiga kali dan
dihitung berapa jumlah muncul sisi depan. Distribusi jumlah acak ini merupakan
distribusi binomial dengan n = 3 dan p = 1/2.
Contoh penyelesaian masalah binomial untuk peluang sukses sangat
kecil dan jumlah trial yang sangat besar.
Terdapat pada kasus penemuan suatu alat pada abad 19.
Misalkan banyaknya percobaan (n) = 1000 kali, banyaknya sukses
dalam n kali percobaan (X) = 1,
banyaknya peluang berhasil (P) = ½ dan
banyaknya peluang gagal (q) = ½ . Kenapa hanya ½? Karena hanya ada dua
kemungkinan yaitu berhasil dan gagal atau peluang
percobaan sukses (berhasil) adalah ½ di setiap percobaannya.
maka sesuai rumus didapatkan :
https://id.wikipedia.org/wiki/Distribusi_binomial
https://www.slideshare.net/alfianmyfian/distribusi-binomial-46712202
https://yos3prens.wordpress.com/2015/02/01/distribusi-binomial/


Tidak ada komentar:
Posting Komentar